
Udah nonton Iron Man 3?
Mungkin nggak semua orang suka, tapi pasti semua orang setuju bahwa film itu akan sangat memukau bagi bocah berumur 6 tahun.
Dalam hal ini adalah Rafi.
Setelah bapaknya (dalam hal ini gue) secara sangat salah mengiyakan permintaannya untuk nonton Iron Man 3 sampe 2 kali, Rafi nggak bisa berhenti membahas segala aspek film itu mulai dari bangun tidur sampe tidur lagi.
“Baju-bajunya Iron Man yang banyak itu disimpen di mana? Kenapa waktu Tony Stark mencoba baju yang baru di awal film, baju lainnya hanya sedikit tapi di akhir film muncul banyak?”
“Dulu waktu Tony Stark pindahan ke rumah yang sekarang, bagaimana caranya dia mengangkut baju Iron Man sebanyak itu?”
“Kenapa cat baju Iron Man berbeda-beda warnanya, tidak semuanya merah kuning?”
“Kalau waktu pembuatan filmnya orangnya digantung dengan tali, kenapa setelah filmnya jadi talinya tidak kelihatan? Bagaimana cara menghapusnya?”
dan seterusnya
dan seterusnya.
Sehingga bapaknya serasa ingin:

Hingga akhirnya muncul pertanyaan tentang Iron Patriot.
“Bapak, itu temennya Tony Stark yang jadi Iron Patriot siapa sih namanya?”
Bapaknya yang udah mulai males mikir menjawab asal jeplak, “Dudung.”
Kirain dia akan curiga, gitu. Kok kesenjangannya lebar amat: yang satu Tony Stark, satunya Dudung. Minimal Si Dudung ini kan harusnya punya nama belakang.
Tapi anak umur 6 tahun mana mikir sejauh itu. Dia percaya aja Iron Man punya temen bernama Dudung.
Maka kalo suatu hari nanti kalian ketemu kami, jangan heran denger percakapan sebagai berikut:
“Dudung gimana sih caranya mengecat kostumnya menjadi Iron Patriot?”
“Dudung belajar terbang di mana, kok bisa mengendalikan kostum Iron Man?”
“Waktu di film yang nomor 2, kenapa Dudung tidak sopan, mengambil baju Iron Man tanpa seizin Tony Stark?”
Sementara gue nggak bisa berhenti membayangkan Iron Patriot punya bisnis sampingan jualan sop kaki.


Tinggalkan Balasan ke Ailtje Batalkan balasan