Gimana Mau Jadi Buku Kalo Nggak Ada yang Baca?

(ringkasan materi si mbot di workshop “blog jadi buku” 19 April 2009)

Mulai dari plurk sampe album foto MP, gue diteror mulu sama isman untuk jangan lupa upload materi presentasi yang gue bawain di workshop kemarin. Tapi berhubung filenya jadi gede banget karena mengandung banyak foto, maka maleslah gue naro di slideshare.net. Lagian juga belum tentu ada yang mau baca… hahaha…

Jadi, gue tulis aja sebagian ringkasannya di sini ya, sebagai gambaran kemarin tuh gue ngomong apa aja sih 2 jam lamanya (untung kabel gulungnya telat ketemu, kalo enggak gue bisa-bisa ngoceh 2.5 jam).

Missing link

Gara-gara banyak orang dapet duit dari blog, baik dalam bentuk pendapatan iklan, jualan produk, atau nerbitin buku, banyak orang yang tergiur untuk ikutan ngeblog dengan niat cari duit. Padahal, antara “blog” dan “duit”, ada sebuah missing link yang harus dilengkapi dulu sebelum bisa nyambung. Missing link itu adalah pengunjung, yang berkembang jadi pembaca, dan sukur-sukur jadi pelanggan. Maka dalam sesi pagi, gue lebih banyak membahas aneka strategi untuk mendatangkan pengunjung.

Pengunjung sebagai customer

Punya blog yang bisa mendatangkan duit secara prinsip sama seperti buka warung: sejak langkah pertamanya harus kita pikirin betul segala kebutuhan pelanggan, dan apa yang bisa kita lakukan untuk memenuhinya. Gue mulai dengan menjelaskan tentang pentingnya alamat blog yang mudah diingat dan yang lebih penting lagi, mudah diucapkan. Bahkan alamat blog sesederhana http://mbot.multiply.com pun bisa bikin orang nyasar.

“eh, mampir dong ke blog gue…”
“apa alamatnya?”
“mbot.multiply.com”

beberapa hari kemudian….

“mana, gue udah coba ke EMBOT.multiply.com kok malah nyasar!?”

Selain alamat, gue juga menjelaskan tentang pentingnya milih layanan ngeblog yang bisa diandalkan. Misalnya, nggak suka down mendadak, punya kapasitas besar, dan sukur-sukur ada layanan social networkingnya (maksudnya multiply, gitu… hehehe… ).

Abis itu gue menjelaskan tentang keuntungan dan kerugian punya blog di domain / hosting sewaan. Walaupun ada sejumlah uang yang harus dibayarkan, sedikit repot waktu setup, tapi punya blog di domain / hosting yang kita sewa sendiri bikin kita lebih leluasa jualan. Mau pasang iklan di bagian mananyapun bebas2 aja, nggak terhalang term and condition seperti di multiply.

Baru setelah itu gue jelaskan tentang kaya apa sih blog yang menarik itu? Intinya ada 4 tingkatan ‘menarik’ yaitu:

  1. Menarik untuk dikunjungi
  2. Menarik untuk dibaca
  3. Menarik untuk terus dibaca
  4. Menarik untuk direferensikan

Menarik untuk dikunjungi, kalo nama blognya mengundang, nggak susah diinget.

Menarik untuk dibaca, kalo tampilannya nggak bikin sakit mata (kemarin gue lupa nih masukin contoh blog yang bikin sakit mata, atau minimal bikin pembacanya sulit ngeliat huruf-huruf yang tertulis di situ). Juga berkaitan dengan pemilihan judul tulisan yang mengundang untuk diklik.

Menarik untuk terus dibaca, kalo tulisannya disusun dengan bahasa yang lugas, nggak kepanjangan, karena orang biasanya nggak betah baca lama-lama di depan komputer. Juga pemilihan topik yang beda dari blog lainnya. Kembali ke prinsip warung: kalo barang yang dicari pengunjung ada di warung langganannya, kualitasnya sama, harganya sama bahkan lebih murah, jaraknya lebih deket ke rumahnya, lantas ngapain dia harus repot-repot belanja di warung kita? Intinya, berusahalah untuk unik, sekalipun di saat kita sedang melakukan “copy-paste” tulisan orang. Meng-copy-paste tulisan yang udah ada sih boleh-boleh aja, tapi jangan berhenti sampe di copy-paste doang. Tambahkan pendapat lo sendiri, perkaya tulisannya, minimal jelaskan mengapa tulisan itu menarik untuk dicopy-paste. Yang jelas, jangan lupa minta ijin dan sebutin sumbernya.

Yang terakhir, yang berpotensi untuk membuat blog lo berkembang, adalah kalo blog lo menarik untuk direferensikan.

“Eh,. mampir deh ke blog temen gue, tulisannya keren-keren!”

Itu adalah kalimat yang sangat berharga buat seorang blogger. Artinya, kualitas karyanya diakui pembaca, dan dengan rekomendasi seperti itu blog lo bisa dapet pembaca-pembaca baru. Untuk mencapai level ‘layak direkomendasikan’, maka tulisan lo bener-bener harus menarik dan seperti biasa gue juga sangat menyarankan adanya faktor ke dua: bermanfaat. Kalo pengunjung selain merasa terhibur juga merasa mendapatkan manfaat dari tulisan lo di blog, udah hampir pasti dia akan merekomendasikannya ke orang lain.

Setelah itu gue membahas tentang aneka strategi promosi blog, terutama tentang optimalisasi feed/ rss dan pentingnya pagerank google. Gimana kita bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas dari feedburner dan gimana bersaing untuk membuat blog kita muncul paling atas dalam hasil pencarian google. Terakhir, gue berbagi pengalaman tentang gimana blog ini bisa berubah jadi buku, dan apa aja yang harus disiapin.

Huff… pantesan gue kemarin pegel banget, ngetik ringkasannya aja sepanjang ini ya? ya pokoknya, cari duit lewat blog itu mungkin-mungkin aja, tapi memang butuh komitmen dan konsistensi untuk mewujudkannya. Mungkin kalo ada yang tertarik ngobrol-ngobrol soal ini lebih lanjut, bisa kontak Ima biar dibuatin workshop sejenis, ya!

38 comments


  1. mbot said: Selain alamat, gue juga menjelaskan tentang pentingnya milih layanan ngeblog yang bisa diandalkan. Misalnya, nggak suka down mendadak, punya kapasitas besar, dan sukur-sukur ada layanan social networkingnya (maksudnya multiply, gitu… hehehe… ).

    jadi, Mbot hanya tersedia di MP gitu????hehehehe


  2. ti2n said: TOP deh..!blog si mbot ini termasuk yg WAJIB kunjung buatku.. hehehe

    hehehe… ti2n juga salah satu tamu yang paling setia mampir sejak dulu kala… jangan bosen2 ya tin πŸ™‚

Tinggalkan Balasan