Film percintaan standar, yang penuh dengan adegan2 standar seperti adegan kejar-kejaran di airport trus dicegat petugas dan petugasnya luluh setelah dijelaskan bahwa tindakan ini demi mengejar kekasih yang nyaris caw dan kemudian petugasnya berujar “tapi yang masuk satu aja ya” – kaya adegannya Ladya Cherryl di film AADC; adegan cewek marah liat cowoknya pelukan sama cewek lain trus balik badan lari dan -abrakadabra- selalu berhasil menemukan taksi, dan selalu taksi, nggak pernah bajaj, ojek, metro mini, atau kancil; adegan memandang bintang di langit secara berduaan; adegan bisnismen sibuk yang kalo meeting sampe malem dan kalo marah2 sama bawahan nggak pake sungkan; dan tak ketinggalan adegan rumah sakit. Tinggal ditambahin adegan kejar-kejaran di pantai jadi deh film Rano Karno jaman tahun 70-an. Untung di film ini nggak lari, cuma jalan pelan2.
Tapi ada satu adegan yang bikin gue ngakak abis, yaitu waktu Luna Maya lagi diajak kenalan sama seorang cowok;
“Kamu lucu juga ya..” kata Luna Maya
“…abis…” kata si cowok pede dengan nada seperti ngomong ’emang…’ huhuhuhuhu, gayanya sejuta banget tuh orang!
Selain itu kehadiran Rima Melati sebagai ibu2 bawel pas banget, dan gue yakin seandainya karakter ini dihilangkan gue udah ketiduran sejak menit ke 15.

Ada komentar?