Kategori: Review
-
jamila dan sang presiden
Buat kalian yang biasanya make review gue sebagai pertimbangan milih film, tolong lebih berhati-hati menyikapi review gue yang satu ini. Gue sendiri bahkan nggak tau kenapa gue kasih bintang 4 untuk film ini. Temponya lumayan lambat, temanya berat, dialog-dialognya terkadang terlalu ‘nyastra’ banget, endingnya bisa gue tebak saat film baru…
-
x-men origins: wolverine
Film yang ‘yah gitu deh’. Film ini gagal memenuhi ekspektasi gue yang berpatokan pada kualitas X-Men 1-3. Ceritanya linear banget, ditambah lagi fakta bahwa film ini adalah prequel, sehingga biar kata Wolverine dan Sabretooth berantem sampe ompong, penonton tau mereka berdua akan tampil sehat wal afiat di X-Men 1. Dan…
-
Watchmen
“Jadi, siapa penjahatnya?” adalah pertanyaan yang selama ini nggak pernah perlu muncul setelah nonton film superhero. Sekalipun film ‘Dark Knight’ yang disebut-sebut orang sebagai penggambaran aspek psikologis yang paling nyata dari sebuah karakter komik pun masih menarik garis yang jelas: jagoannya Batman, penjahatnya Joker. Tapi, ‘Wathcmen’ berhasil bikin pertanyaan sederhana…
-

pocong nengok
Jangan ketipu dengan muka bodoh si pocong yang nampang di cover buku pocong nengok ini.
-
Monsters vs. Aliens
Review film “Monsters vs. Aliens”, film animasi yang kurang berhasil
-
Doroymon: A Wonderful Masa Jadul
Review buku “Doroymon: A Wonderful Masa Jadul” karya Roy Saputra