Kategori: Heartwarming
-
[being nice for dummies] #0008: basic rule of asking for a favor
Serial ‘being nice’ kali ini rada beda dengan sebelumnya, karena gue nggak bisa menceritakan identitas tokohnya. Pokoknya ini kejadian nyata yang terjadi pada 2 orang yang gue kenal, biar gampangnya kita sebut aja si A dan si B. Dan… bukan, gue bukanlah si A maupun si B. Suer! B ,…
-
[being nice for dummies] #0007: 15 ribu vs pahala
Pada suatu hari, temen gue yang bernama Ata bilang sama istrinya bahwa dia punya temen kantor yang suka nulis nggak karuan di blog bernama mbot.multiply.com. Istrinya Ata lantas masuk ke link tersebut, dan mengenali beberapa tokohnya seperti Oom Jo dan Anto. (Cerita tentang Michael udah terlalu lama sih terbitnya, jadi…
-
[being nice for dummies] #0006: buat siapa kita sanggup berdoa?
S etiap pagi, gue berangkat ke kantor dianter tukang ojek langganan bernama Pak Hadi. Minggu lalu, pas gue keluar rumah, pas mulai ujan. Berhubung kultur yang berlaku di kantor gue sekarang ini lebih ‘concern’ terhadap jam pulang ketimbang jam masuk (artinya nggak papa dateng telat asal pulangnya malem), maka gue…
-
[being nice for dummies] #0005: SMS empati
Hari Jum’at kemarin, sms ini masuk ke HP gue: Boss, bole minta kopi vcd yg kmaren disetel dirumahmu ga? Buat Nono dimalang neh, biar ga mela melo lagi.. Kalo blh nanti ge ambil, selasa ge mau ke sby mlg. “Being nice” selalu diawali dengan empati – kemampuan untuk memahami perasaan…
-
[being nice for dummies] #0004 Barang mahal yang nggak semua orang punya
Cerita oleh2 waktu ke Bandung 2 minggu yang lalu. Gue dan Ida jalan-jalan di Ci-Walk sampe haus, dan akhirnya mampir di foodcourtnya. Baik gue maupun Ida waktu itu sama2 baru ngeh bahwa ada di Ci-Walk ada foodcourt. Abis, tempatnya nggak strategis banget: di lantai paling atas, satu lantai dengan bioskopnya,…
-
[being nice for dummies] #0003 “Titip Brosur di Tas Mama”
Gue punya keponakan bernama Dian (FYI – dia ini cowok, krn nggak sedikit orang yang salah sangka, gara2 nama dan tampangnya). Kejadian ini udah agak lama, kalo nggak salah waktu Dian umur 7 atau 8 tahun. Pada suatu hari, Dian jalan2 sama ibunya di mall. Ketemu orang yang bagi-bagi brosur.…