[Tokyo 2018] 01: Hello, Tokyo!

Sampe 2 tahun lalu, mana gue nyangka bahwa “kekurangan cuti” akan menjadi salah satu problematika dalam hidup gue. Gue dapet jatah 18 hari cuti setahun, di luar cuti bersama Lebaran, dan udah bertahun-tahun jatah segitu nggak pernah abis kepake.

Sejak Ida jadi Diamond Director Oriflame tahun 2017, gue harus merencanakan cuti dari awal tahun, karena tiap tahunnya akan ada:

  • Director Seminar 7 hari
  • Diamond Conference 7 hari
  • Gold Conference 7 hari

Totalnya 21 hari, jatah cutinya 18 hari, kurang dong?

Untungnya, acara-acara itu biasanya melintasi weekend, jadi ambil cutinya cukup 5-6 hari per event. Repotnya, masih ada acara-acara Oriflame lain yang perlu dihadiri, seperti misalnya Manager Seminar yang walaupun diadainnya di Jakarta tapi tetep aja acaranya seharian jadi harus cuti.

Director Seminar di Jogja bulan Januari kemarin masih aman, pake 3 hari sisa jatah cuti 2017. Untuk ke Jepang, masih ada satu lagi sisa jatah cuti 2017 plus make 5 hari jatah cuti 2018, total 6 hari.

Seperti waktu berangkat Gold Cruise 2017 lalu, kami dapet pesawat yang terbang tengah malam, sekitar jam 23.30, tanggal 16 April 2018. Lumayan, jadi di hari itu gue nggak harus ambil cuti.

Sama seperti waktu Gold Cruise, peserta nggak usah pusing urusan urusan dokumen, karena udah diberesin oleh tim Oriflame.

kelengkapan dokumen

Tiap orang dapet 1 dompet berisi boarding pass untuk pergi dan pulang, paspor, luggage tag untuk dipasang di koper, bahkan surat pengantar dari Oriflame untuk ditunjukin ke imigrasi Jepang kalo diminta. Sejauh ini belum pernah kejadian sih, ada anggota rombongan Oriflame yang dimintai surat pengantar saat mau masuk suatu negara, tapi pihak Oriflame selalu nyiapin surat semacam ini.

nunggu boarding
Rombongan Oriflame nunggu boarding

Penerbangan dari Bandara Sukarno Hatta ke Bandara Haneda, Tokyo makan waktu sekitar 7 jam, kurang lebihnya setara lah dengan waktu tempuh Jakarta Bandung kalo berangkatnya hari Jumat jam 7 malem. Penerbangan kali ini pake maskapai Garuda Indonesia. Dari segi fasilitas nggak beda jauh dengan Qatar Airways yang gue tumpangi waktu Gold Cruise 2017, bedanya adalah di TV-nya banyak film Indonesia dan untuk ngomong ke para pramugarinya nggak perlu mikir dua kali karena bisa pake Bahasa Indonesia. Dan tentunya pas boarding bisa denger lagu-lagu nasional Indonesia versi Twilight Orchestra.

Sejak sebelum berangkat Ida udah ngecek ramalan cuaca dan tau bahwa di hari itu suhu di Tokyo akan berkisar 11 ℃, dan beneran lho… pas pesawat mendarat dan pintu dibuka langsung terasa suhu dalam kabin drop beberapa derajat. Untung gue pake jaket andalan 🙂

dalam pesawat

Sesuai ekspektasi gue, bandaranya bersih dan sangat rapi. Yang mengejutkan adalah petugas imigrasinya ramah banget! Biasanya kayak udah kesepakatan umum, petugas imigrasi harus nampak jutek dan curigaan, tapi di Jepang kok pada sopan dan murah senyum.

touch down jepangWM

 

petugas oriflame di bandara
Begitu lewat pemeriksaan imigrasi udah langsung disambut mbak-mbak Jepang yang bawa logo Oriflame ini

 

Setelah melewati gerbang imigrasi menuju ke luar, sempet ketemu robot ini. Dia kayaknya bertugas menyambut para penumpang yang mau lanjut naik kereta, tapi asli ngomongnya nggak jelas banget (walaupun dia udah berusaha pake bahasa Inggris).

Karena jumlah peserta Diamond Conference ini jauh lebih sedikit ketimbang Gold Conference, maka proses naik ke bis yang akan mengantar ke hotel juga jauh lebih cepet, tertib dan nyaman. Supir bisnya bapak-bapak tua yang dengan penuh khidmat memakai topi seragamnya sebelum nyupir, padahal kalopun dia nggak pake topi juga para penumpang nggak bakal keberatan. Yang beda dengan di Indonesia, kursi bisnya ada seat beltnya lho!

 

foto di bis
Perjalanan menuju hotel

 

Sekitar setengah jam kemudian, gue sampe di Grand Prince Hotel New Takanawa, rumah gue selama seminggu mendatang. Seperti biasa, sambutan khas Oriflame siap menanti!

[Bersambung]

Baca tulisan versi Ida di sini.

2 comments


    1. Betul! Sistem perkeretaapian Jepang udah maju banget dan banyak stasiun punya akses langsung ke mall. Memudahkan banget buat jalan2.

Tinggalkan Balasan