Sate Domba Afrika

Berawal dari mampirnya Mumu si sepupu istri ke rumah kami hari Sabtu kemarin, timbullah ide untuk nyobain jajanan kaki lima yang satu ini.

Berhubung ancer-ancernya cukup jelas, yaitu tepat di seberang Holland Bakery Hayam Wuruk, maka nggak sulit untuk menemukan lokasinya. Apalagi memang cuma dia doang yang jualan makanan setelah beberapa ratus meter sebelumnya didominasi oleh kios-kios penjual Viagra, Cialis… Hmmm… ada penjual obat kuat, ada penjual sate domba juga…apakah ada pesan tersembunyi di sekitar daerah ini ya?

Anyway… kalo mau makan di sini, jangan bayangin sate sebagai potongan daging panggang yang ditusuk lidi. Di sini sate disajikan sebagai potongan daging lepasan yang dipanggang di atas arang, lantas setelah mateng dikocok-kocok dalam panci berisi potongan bawang bombay. Hasilnya adalah aroma daging domba yang khas dan empuk banget!

Kalo mau ngikutin tata cara makan yang mereka sarankan sih, daging dombanya dimakan dengan PISANG GORENG. Berhubung gue anti dengan segala jenis pisang olahan (baca di sini untuk daftar lengkap makanan yang nggak gue doyan, hahahah..) maka gue memilih untuk pesan nasi putih aja.

Di sela acara makan gue motret-motret suasana warung yang dikomentari oleh ibu-ibu pemilik yang duduk di meja kasir, “wah mau dimuat di majalah ya pak?”
“bukan, di internet,” kata gue. Ibu itu ketawa, mungkin nggak kebayang warungnya bisa beneran masuk internet.
“Bu, ini dombanya betulan impor dari afrika?” tanya gue
“Bukan… cara masaknya aja kok yang ala afrika…”

Oh, OK deh. Buat para penggemar kambing dan domba, gue rekomendasikan untuk mampir ke sini. Juga buat yang selama ini takut nyoba daging domba / kambing karena males dengan aromanya yang menyengat, boleh juga nyoba makan di sini. Gue yakin nggak akan terlalu terganggu dengan aromanya.

Kecuali kalo kalian benci aroma bawang bombay.


=klik pada gambar untuk ngeliat versi gedenya=

22 comments


  1. pertama kali denger, gw berpikir gw ga bakalan suka eh pas dicoba ternyata enak! gw nyobain yang depan trans tv, rasanya ok walaupun sepi, gw suka campuran sambel sama mayonya! tapi emang sih abis itu mulut langsung berasa bombay.


  2. dindadinia said: cabangnya yang di tanah abang apa follower nih?

    Menurut desas-desus sih, ini salahsatu cabang yang dibangun oleh ex-pegawai nya pak Haji (original Sate Afrika). Ada satu lagi cabang seperti ini di daerah Selatan… tapi lupa dimananya, antara Fatmawati atau Radal kalo gak salah.Tapi dari desas-desus yang beredar pula, pak Haji ridho koq anak buahnya pada buka cabang masing-masing… rejeki gak kemana =)


  3. saya sukaaaaaa sate domba afrika iniiiii..enyaaaaaak! dimakan pake nasi putih enaaak, dimakan pake pisang goreng pun syedaaaap!belom lagi campuran sambel-kecap-mayones sebagai cocolannya!wuiiih! mantaaaaap bangeeeeet!suamiiii, mari kita kesana lagiii..huhuhuasli, tempat ini recommended bgt!